Arti Ayah dalam kehidupan

tidak ada komentar
Ayah sangat berperan penting dalam keluarga, yang selalu siap dalam mengambil keputusan, ayah adalah prisai keluarga disaat ada masalah dari dalam ataupun dari luar. Ayah adalah seorang pahlawan dan selalu menjadi panutan bagi anak-anak.
Bagi seorang yang sudah dewasa, yang sedang jauh dari orang tua, pasti akan lebih sering merasa kangen dengan Ibunya,  lalu bagaimana dengan ayah ? Mungkin karena Ibu lebih sering nelpon untuk menanyakan keadaan mu
Tapi tahukah kamu, bahwa ternyata ayah lah yang mengingatkan Ibu untuk rajin meneleponmu ?   Saat kecil, Ibulah yang lebih sering mendongeng, tapi tahukah kamu bahwa sepulang ayah bekerja dengann wajah lelah beliau selalu masih menyempatkan diri menanyakan pada Ibu, apa yang kamu lakukan seharian.
Saat kamu sakit batuk / pilek, ayah kadang membentak  "sudah dibilang ! jangan minum es!". Tapi tahukah kamu bahwa itu adalah perwuju  dari rasa khawatir seorang ayah?
Ketika kamu mulai remaja, sesuai dengan anak seumurmu, maka kamu pasti menuntut untuk dapat izin keluar malam.
ayah dengann tegas berkata "tidak boleh !" , kata itu jangan sekali-sekali diartikan sebagai ayah tidak sayang kepadamu .
Sadarkah kamu bahwa itu adalah karena ayah hanya ingin menjagamu, sadarkah kamu bahwa itu memang sudah menjadi kewajiban ayahmu .
Karena bagi ayah, kamu itu adalah sesuatu yang sangat berharga sehingga perlu dijaga dan dilindungi .
Saat kamu bisa lebih dipercaya, Ayah pun pasti akan melonggarkan peraturannya, dan sekali waktu pasti kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya.
Maka yang dilakukan ayah adalah menunggu di ruang tamu dengann sangat khawatir.
Ketika kamu dewasa,  dan menempuh pendidikan di kota lain,  Ayah pun harus rela melepasmu.
Tahukah kamu bahwa badan ayah terasa kaku untuk memelukmu, lidah pun terasa kelu untuk mengucap perpisahan.
Ayah sangat ingin menangis, tahukah kamu bahwa air mata seorang ayah itu ada dalam hatinya.
Di saat kamu memerlukan sesuatu, untuk keperluan kuliahmu dan kebutuhan hidupmu, ayah mungkin akan mengernyitkan dahi, tapi tanpa menolak, ayah pasti akan  memenuhinya.
Saat kamu diwisuda,  Ayah adalah oarng pertama yang berdiri dan bertepuk tangan untukmu, disitu lah terasa ayah mu tersenyum dan bangga.
Sampai ketika kamu menemukan pasangan dan idaman dalam hidupmu, maka ayah akan sangat berhati-hati dalam memberikan izin.
Dan akhirnya saat Ayah melihatmu duduk dipelaminan bersama seorang yang dianggapnya pantas, Ayahpun tersenyum bahagia.
Apa kamu tahu, bahwa ayah sempat pergi ke belakang untuk membasuh airmata bahagia karena beliau ternyata telah menangis?.  Ayah menangis karena ayah sangat bahagia.
Figur ayah mungkin memang bukanlah figur yang bisa mengemukakan perasaan  dengan gamblang tetapi tetaplah merupakan figur yang juga bisa terhanyut oleh perasaan haru dan bahagia .
Setelah itu seorang ayah hanya bisa menunggu kedatangan kamu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk
Dengan rambut yang memutih dan badan yang sedikit terbongkok karena beban hidup, beliau tak lagi kuat untuk menjagamu.
Menjadi tugasmulah untuk ganti menjaga dan membahagiakan beliau, karena sampai saat itu tak banyak lagi yang beliau butuhkan.
Maukah kamu memberi Arti dan Nilai Kebahagiaan kepada Ayah sampai akhir hidupnya....

Dengan berjalannya waktu Ayah mungkin tinggal sebentar lagi untuk bisa bersamamu, ayah mulai sakit-sakitan karena umur dan kodisi badan yang tak sekuat dulu.
Pada akhirnya ayah telah mencapai batas umur yang telah ditentukan oleh sang Pencipta, kini Ayah tidak lagi bersamamu, yang hanya bisa kamu lakukan hanyalah mendo’kan untuk Ayah, Semoga Ayah tenang disana, diampuni segala dosa dan di terima segala amal ibadahnya.
Kenangan mengingat berapa Pesan dari  Ayah...
Ayah bilang.....
“ Nak ..Jangan minum Es nanti batuk..”
“ Nak..Kesuksesan itu Pasti dan Kegagalan juga pasti, tinggal tergantung padamu seberapa kuat kamu bertahan dan bersabar”
“Nak... temukanlah jati dirimu :
Darimana kamu berasal..?
Sedang berada dimana kamu sekarang..?
Dan sebenarnya kamu mau kemana..?

Demikian sedikit renungan tentang Ayah, dan semoga menjadi Motivasi kita untuk menghargai seorang ayah.

IKLAN SPNSOR DARI ADNOW
loading...

"Pembaca yang terhormat, setelah membaca Konten silahkan berikan saran dan memberikan umpan balik yang bersifat membangun, Silakan Tulis Komentar yang Relevan dengan Bahasa yang Sopan. Komentar anda mengilhami saya untuk terus ngeblog. Pendapat anda jauh lebih berharga bagiku. Terima kasih".